Job opportunity for Kepala Laboratorium Tekstil at PT Tirta Bahtera Sejahtera in KAB. TANGERANG, BANTEN, Indonesia.
Kualifikasi:
Tugas dan tanggung jawab utama :
Manajemen Operasional: Memimpin dan mengelola seluruh kegiatan laboratorium, termasuk alur kerja, serta mengawasi dan mengendalikan kinerja staf sesuai target.
Kontrol Kualitas: Memastikan kualitas bahan baku, produk antara, dan produk jadi melalui pengujian dan analisis yang akurat. Menjaga kualitas produk berdasarkan hasil color matching juga merupakan bagian penting dari tanggung jawab ini.
Pengembangan dan Kepatuhan: Mengembangkan dan mengimplementasikan SOP untuk semua pengujian. Memastikan semua kegiatan sesuai dengan standar dan regulasi yang berlaku, serta melakukan audit internal dan eksternal.
Manajemen Peralatan dan Fasilitas: Memastikan peralatan laboratorium siap pakai, berfungsi dengan baik, dan telah dikalibrasi. Mengatur tata letak laboratorium agar rapi dan bersih, serta memastikan penanganan limbah sesuai aturan.
Administrasi dan Pelaporan: Mengkoordinasikan administrasi, arsip, dan catatan hasil laboratorium untuk laporan kepada manajemen.
Pengembangan Staf: Bertanggung jawab atas pengembangan dan pelatihan staf laboratorium untuk meningkatkan keterampilan mereka.
Perawatan dan Keamanan: Memelihara kebersihan dan kerapian ruang laboratorium serta mengamankan sarana dan prasarana yang ada.
Penanganan Bahan Kimia: Memastikan bahan-bahan laboratorium (reagen) tersedia dan siap digunakan. Dalam beberapa kasus, ini juga mencakup tanggung jawab sebagai formulator (pembuatan dan pengembangan produk kimia tekstil).
Kualifikasi :
Pria atau Wanita.
Usia : 30 - 45 Tahun.
Leadership.
Pendidikan Minimal: Minimal D3 atau S1 di jurusan terkait seperti Kimia Tekstil, Teknik Kimia, Teknologi Tekstil, atau bidang lain yang relevan.
Pengalaman Kerja: Memiliki pengalaman kerja di industri tekstil atau laboratorium pencelupan (dyeing) sangat penting, biasanya minimal 3-5 tahun, dan sering kali diutamakan yang sudah pernah menduduki posisi supervisi atau setara kepala lab.
Pengetahuan Teknis: Menguasai proses-proses kunci dalam tekstil, terutama:
Proses pewarnaan tekstil (untuk serat alam dan sintetis).
Color matching (pencocokan warna).
Pengoperasian mesin-mesin laboratorium tekstil.
Pengetahuan tentang berbagai proses pencelupan seperti Dyeing CPB, Dyeing Jet, dan Stenter.
Sertifikasi: sertifikat kompetensi dari lembaga yang diakui pemerintah, seperti BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi), diutamakan.